jump to navigation

Susu Formula: Mengandung Bakteri Berbahaya Februari 25, 2008

Posted by salmanparisi in Seputar Kita.
trackback
Hasil penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) menemukan adanya enterobacter sakazakii dalam susu formula anak-anak dan bubur bayi. Bakteri jenis ini bisa menyebabkan radang selaput otak.

Penelitian yang dilakukan dengan 74 sampel susu formula ini memperlihatkan 13,5 persen di antaranya terdapat bakteri beracun, dan tiga dari 46 sampel bubur susu bayi juga tersembuyi bakteri itu.

“Awalnya kami hanya ingin meneliti penyebab diare pada bayi, tapi saya malah kaget dengan ditemukannya Enterobacter Sakazakii, bukan bakteri Escherichia coli yang sering ditemukan itu,” kata Ketua Tim Peneliti IPB Sri Estuningsing yang juga seorang ahli susu sapi dan makanan anak, Minggu (24/2/2008).

Menurut dia, bakteri Enterobacter Sakazakii sangat membahayakan. Selain bisa menyebabkan radang selaput otak, bakteri itu juga bisa menyebabkan radang usus dan peradangan jaringan seluruh tubuh. “Apalagi, susu formula dan bubur bayi banyak diberikan kepada anak usia di bawah satu tahun. Ini sangat membahayakan,” katanya.

Penelitian ini dilakukan sejak tahun 2003 dan terus disempurnakan, yang akhirnya dipublikasikan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM). Namun, dengan alasan Badan POM tidak memiliki kewenangan, penelitian baru ditindak lanjuti dalam pertemuan dengan lembaga terkait pada Sabtu 23 Februari kemarin. (mbs/okezone/mitrafm)

Komentar»

1. Prince - Februari 25, 2008

Pemerintah sangat lamban mengambil tindakan, mungkin memang membiarkan generasi baru Indonesia supaya Hancur

2. misterpopo - Februari 26, 2008

saya penasaran susunya apa aja ya mas?

3. gempur - Februari 26, 2008

susu dan bubur merk apa aja mas…. ada info gak? trims

4. Boy - Februari 26, 2008

Produk susu apa saja Sih? kok nggak di release sekalian. Biar Ibu-ibu juga pada tahu. Kalau tidak diumumkan khan malah bikin khawatir saja…..seperti terorisme kepada keluarga, ya nggak.

5. titov - Februari 26, 2008

Kapan nih diumumkan?
Mosok ditutup2 in, masa depan tunas2 muda bangsa terletak disini…
Apa “kejahatan” terhadap konsumen ini akan dibiyarkan saja oleh pemerintah?

6. salmanparisi - Februari 26, 2008

Iya neh. saya juga nunggu diumumkan secara resmi oleh pemerintah. Kita sudah mahal-mahal beli susu. Di iklan sih bilang macam-macam; Pokoknya bikin anak kita anak super. Gak tauna malah membahayakan. Yok kita panteng terus aja tuh pemerintah!!

7. dobelden - Februari 26, 2008

padahal katanya balai POM dah tahu dari 2005 kok ndak sampe infonya ke masyarakat?

8. mjb - Februari 26, 2008

yang nutup2pin berarti dia juga tidak kalah jahatnya dengan yang memproduksi susu tersebut. karena membiarkan banyak orang jatuh dalam sakit dan bahaya besar. apalagi kalau motifnya sekedar uang.

9. Raffi - Februari 26, 2008

Bpk2,Ibu2 Peneliti tolong donk ksih tau apa aza merck2 susu itu. saya kan minum susu formula juga, masa gak kasian seh!!!!!!!

10. arifiuz - Februari 26, 2008

g usah di perdebatkan lah!kan malah merugikan peternak tho?jadinya konsumen g mau beli susu rakyat dunkz?mungkin itu susu impor kali!

11. wandy - Februari 26, 2008

hahahaha pemerntah emang sangat lamban dan sampe sekarang belum ada tindakan, saling nunjuk dan lempar tanggung jawab.. itulah gambaran dunia kesehatan di negeri ini..

btw. salam kenal y..
Blognya sangat bagus dan informatif..

Salam
Wandy
http://irwandykapalawi.wordpress.com

12. bejozz - Februari 26, 2008

Kapan Pemerintah akan mengumumkan merek-merek susu formula tersebut? Apa nunggu calon generasi baru Indonesia HANCUR dulu

13. sibermedik - Februari 26, 2008

Wah ra nggenah tenan? lha kok bisa ya?emang saat produksi dah bener belum sih quality controlnya?

14. darmasatu - Februari 26, 2008

Mestinya para peneliti menyebutkan produk susu formula yang mengandung zat beracun tersebut. Agar para ibu/keluarga yang punya bayi tidak resah. Meskipun beresiko dengan produsen produk susu. Demi kebaikan semua tolong dicarikan solusi yang baik untuk pihak yang berwenang.

15. Susu Oh Susu - Februari 26, 2008

Maksudnya “super” beresiko…….

16. rien - Februari 26, 2008

kasi info dong susu merk apa aja……!!! soalnya makin lama taunya yaaaa makin banyak juga tuh bakteri beracun yang di minum sama anak-anak….mohon infonya…thanks

17. bimasakti - Februari 26, 2008

Pemerintah memang lamban, entah sengaja atau memang tidak bisa!… atau menunggu suapan dari pihak perusahaan supaya tidak di publikasikan.
dasar pemerintah mata duitan.

18. hilsonz - Februari 26, 2008

Kapan negara ini mau maju wong calon generasi kita aja udah ditipu mentah-mentah, lantas siapa sekarang yang berkompeten dalam hal ini……

19. hana - Februari 26, 2008

memang ASI tiada duanya untuk si bayi,tapi untuk ibu-ibu pekerja tak ada pilihan lain , sungguh menjadi dilema.seperti saya , saya sampe migrain mikirin susu merk apa yang terkena bakteri enterobactersakazakii. kalau memenag sudah yakin diteliti dan ternyata positif ada bakterinya knapa ga ditarik langsung dari perederan, knpa bisanya cuma ngomong ga jelas dan bikin resah masyarakat.tolong dong badan POM diumumkan susu merk apa yg terkena karna ini menyangkut kesehatan anak-anak indonesia lohhhhhhhhh .

20. abiehakim - Februari 26, 2008

Wah sayang belum tuntas pembahasannya, ditunggu nih..kang, salam kenal dari saya.

21. Gyl - Februari 26, 2008

Iya ,kalo bisa hasil risetnya disertakan. Jadi masyarakat benar-benar yakin. Atau mungkin referensinya beritanya dicantumkan…

22. irmans - Februari 26, 2008

setu ju , buat salamanparisi. Bravo !!!!!!
Kita Tunggu merek apa aja seh.
Soalnya gw juga punya anak kecil.

23. ebiotusif979 - Februari 26, 2008

Masa’ seperti itu, Mas? Lalu, susu formula yang diproduksi dulu tahun 90-an bagaimana? Masalahnya, saya lahir prematur dan dianjurkan minum susu formula, lho!
Jika Mas berkenan, silakan kunjungi blog saya yang masih sederhana di ebiotusif979.wordpress.com. Mohon kerja samanya…

24. satya sembiring - Februari 26, 2008

tolong di klarififakasi dulu mas, jangan hanya di sebarkan saja. apa sudah ada bukti badan POM dan BIdang kesehatan saja belum mengeluarkan hal yang sama dengan penelitian IPB dan pihak IPB sendiri tidak mengeluarkan jenis susunya. media tv memang sudah menyiarkannya tapi sebaiknya diselidiki dulu

thk
http://www.satyasembiring.co.cc

25. kleina nayaka - Februari 26, 2008

kok mereknya gak di publikasi mau jadi bangsa apa kita??
apa tunggu sogok dari pihak perusahaan??

26. nana - Februari 26, 2008

tolong pemerintah kalau bisa si umumkan segera….jangan menunggu berhari hari…karena setiap hari berapa banyak anak2 yg mengkonsumsi susu dan makanan bayi….
mau tunggu sampai kapan lagi ?????

27. salmanparisi - Februari 26, 2008

Yah kita lihat. seberapa jauh pemerintah berpihak kepada rakyatnya. Meski ini baru sekedar informasi tapi kalo emang sayang ama rakyat jelas dong harus ditindaklanjuti secara cepat. Moso kepentingan kaum pemodal ama wakil rakyatnya aja yang selalu diperhatikan. Sekali-kali rakyatnya gitu looo. Kan masalah susu ini sudah masuk ke dalam kebutuhan hajat hidup orang banyak. Apalagi bagi kite-kite yang kerja dan anak kita tergantung ama susu formula.

28. Pelaminan Buchyar - Februari 26, 2008

Kok DepKes kita mandul gitu ya ? Produk berbahaya gini kok bisa lolos POM ya?

Harusnya merek dikasi tahu, demi kepentingan bangsa dan supaya produsennya bertanggung jawab atas kualitas produksinya.

29. DRAKULLA - Februari 26, 2008

DASAR PEMERINTAH GOBLOK NEGRI KITA AKAN SEMAKIN GUOBLOK TOLOL BODOH,…MAKANYA MAKIN HARI INDONESIA MAKIN TERPURUK LA AKAN MELAHIRKAN GENERASI TOLOL SEMUA NYA INI NEGARA MACAM APA,…MALAHAN BIKIN 200 JUTA WARGA NYA RESAH SAJA…….UMUMKAN SAJA MEREK SUSU NYA

30. BAYI IMUTKU - Februari 26, 2008

Pemerintah harus bertindak tegas khususnya instansi yg terkait dengan produk yg dikosumsi masyarakat (susu formula), apalagi ini menyangkut kelangsungan hidup generasi bangsa. Produk lain yg bermasalah berani menarik dari pasaran ( HIT AEROSOL) kenapa skrg yg jelas2 sangat berbahaya buat bayi justru gak berani sebut merek. Apa ada Uang TUTUP MULUT yg begitu BESAR hingga gak ada Nyali untuk menyebut MEREK.

31. Baruna - Februari 26, 2008

Pemerintah sekarang tidak sempat mengurus hal-hal yang kecil seperti kasus susu formula. Mereka lebih pokus bagaimana memperkaya diri.
Makanya jangan heran kalau sekarang Indonesia selalu di terjang bencana.
Semoga bencana yang akan datang tidak lagi menerpa rakyat kecil.
Amin..

32. super_mommy - Februari 26, 2008

please… mereknya donk…ni kan mau awal bulan kita mau belanja susu anak jd biar jelas…

33. kamal87 - Februari 26, 2008

waduh, koq kayaknya hebih banget berita susu formula ini ya. saya baru tau

34. e-ch@ - Februari 27, 2008

Iya kita semua tunggu kabarnya. merek apa ja yang mengandung bakteri berbahaya itu, bikin ibu2 tambah mumet aja nih…udah harga + mahal produknya bermasalah pula, pemerintah jangan gila doonk….!

35. Nina - Februari 27, 2008

Ap merknya,coz saya punya bayi usia hmpir 1bln dan mnum sufor coz belum keluar asi saya.tlog scepat nya d informasikan

36. shall - Februari 27, 2008

tolong pemerintah secepatnya mengambil tindakan dan segera mempublikasikan nama-nama merk susu yang berbahaya tersebut, jang ditutup-tutupi gitu dooooong….jangan-jangan maen pintu belakang neeeh,

37. mahir - Maret 3, 2008

Jangan setelah jadi menteri & pengurus BPOM, takut mengumumkan
NAMA SUSU YANG TERCEMAR…. TAKUT sama Pengusaha SUSU..?

MENKES & Ketua BPOM kan juga pernah KULIAH, masa sich gak mo denger masukan dari INSTITUSI PENDIDIKAN, apalagi sekelas PENELITI IPB.
Mungkin KALAU LAPORAN nya dari MURID SD INPRES… boleh lah diragukan VALIDITASnya…

38. Oposan - Maret 3, 2008

Ini merupakan tanda tanya besar, aneh ya sudah jelas ada susu yang berbahaya buat generasi penerus kita . Tetapi Pemerintah melalui POM gak mau jelasin kepada masyarakat nama susu formula apa saja yang berbahaya. Jangan-jangan ada apanya nich ? (SUAP?????????????????????????????????)

39. riri - Maret 4, 2008

tolong dikasih tau merk susu yang tercemar bakteri. Thanks

40. katty - April 15, 2008

harusnya diumumkan dong nama susu formula yang tercemar. Kalo emang ga mau dipublikasikan, buat apa bilang setengah2 ga jelas sampe bikin warga resah. Alesannya kasian produsen susu. Tapi berapa banyak korbannya? generasi muda kita!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: